Self Lifehacks

20/21: Apa Obsesi Terbesarmu?

Tahun ini adalah tahun yang spesial, menjelang pergantian tahun GREATMIND bertanya 20 pertanyaan kepada 21 kontributor.

Greatmind: Apa obsesi terbesarmu?

Marvin Sulistio: jadi seseorang yang dewasa, tapi tetap memiliki sikap kepolosan anak anak, tapi dalam packaging yang lebih dewasa.

Dimas Danang: meghasilkan dari yang selama ini dilatih dan dipercaya.

Louise Monique Sitanggang: aku ingin keliling dunia.

Sivia Azizah: keliling dunia dengan musik aku.

Petra Sihombing: obsesi bikin musik yang bagus.

Ify Alyssa: tentunya lanjutkan mimpi jadi musisi, penyanyi. Ingin bisa lebarkan sayap lagi. Belajar jadi produser. Jadi penyanyi yang lebih dikenal lagi karyanya.

Andini Effendi: aku ingin jadi storyteller yang dikenal di indonesia dan global.

Asmara Abigail: ingin banget main film di perfilman Italia karena waktu belajar bahasa Italia banyak nonton film Italia.

Rhaka Ghanisatria: nggak tahu. Apa ya, kayaknya nggak ada sih, berhasil mungkin.

Kelly Tandiono: aku orangnya terlalu cuek, jadi kalau obses nggak begitu, mungkin ke kerjaan.

Abenk Alter: Bikin pameran yang masif kali ya

Dhira Narayana: bisa melegalkan pemanfaatan ganja di Indonesia.

Hannah Al Rashid: kain indonesia, dan kain-kain di manapun saya pergi di Indonesia, selalu beli.

Andra Alodita: nggak punya satu obsesi terbesar, tapi sekarang lagi obsesi dengan tanaman.

Inez Kristanti: suka nonton film, lots of good movies.

Soraya Cassandra: nggak punya obsesi apa apa, tapi sekarang lagi suka banget sama chocolate croissant haha, jadi lagi sering banget mesen ini.

Adam A. Abednego: saya pingin mengendalikan semuanya, walaupun nggak bisa sih, tapi ini obsesi saya.

Galabby: ingin banget otak aku sama denga suami aku, supaya aku bisa lebih mengerti dia, dia juga lebih mengerti aku. Proses itu yang ingin bisa aku capai, kapan aku bisa berpikir seperti dia.

 

 

Omara Esteghlal: untuk memuaskan diri.

Kenny Santana: Obsesi gue mungkin supaya tidak tergantung sama sosial media, buat gue itu susah karena itu mata pencaharian gue sekarang.

Trivet Sembel: Menjadi kaya raya, tajir melintir, Atta Halilintir.

21 kontributor memiliki pendapat berbeda mengenai hal apa yang menjadi obsesi terbesar mereka. Bisa merupakan hal yang mereka sedang senangi, inginkan, atau bahkan ingin capai. Kamu pun pasti memiliki jawaban berbeda pula dengan mereka. Apapun itu, selama obsesi ini disalurkan untuk hal baik, hal ini dapat menjadi bahan bakar untuk kita lebih bersemangat dalam menjalani hidup. Bila pun kita tidak merasa memiliki obsesi tertentu, tidak apa-apa, bukan berarti kita tidak pernah atau akan menemukan sesuatu yang menarik dalam hidup, bukan?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Card image
Self
Lesson Learned: Depresi

Merasa sedih itu bagian dari hidup, tapi kalau sampai berlarut-larut dan menganggu aktivitas itu pertanda ada yang perlu dibenahi atau kamu perlu segera cari bantuan professional. Kita tidak bisa sepenuhnya mengontrol atau mengendalikan apa yang terjadi dan kita alami dalam hidup, tapi kita bisa mengendalikan cara kita memproses pengalaman tersebut. Tidak mudah tapi kita pasti bisa.

By Trisa Triandesa
31 July 2021
Card image
Self
Kesehatan Mental Harus Dibicarakan

Bicara tentang kesehatan mental, masih banyak sekali orang di masyarakat kita yang belum percaya bahwa seseorang bisa memiliki gangguan mental. Akhirnya, orang-orang yang mengalami hal tersebut enggan untuk menceritakan apa yang dirasakan dan memendamnya sendiri. Padahal ia sangat membutuhkan pertolongan untuk keluar dari kemelut benaknya. 

By Carissa Perruset
31 July 2021
Card image
Self
Yang Pergi dan Tak Terlupakan

Bagi kita kepergian orang yang dekat apalagi kita sayangi memang membawa derita dan luka mendalam. Apalagi orang tersebut begitu baik atau berjasa. Kenangan tentang mereka terkadang begitu indah tiada bercela. Tidak jarang proses berduka dialami dalam jangka waktu yang tidak singkat.

By Dr. Clara Moningka
31 July 2021