Self Health & Wellness

Catatan Editor: Berhenti Sejenak Untuk Melawan Arus

Greatmind

@greatmind.id

Redaksi

Mutualist Creatives

Manusia pada dasarnya tidak pernah puas dengan apa yang mereka miliki hingga mereka harus merasa haus pada hal-hal yang baru. Film terbaru, tren mode terbaru, hingga teknologi terbaru – semuanya selalu menjadi begitu menarik bagi manusia modern. Tak terkecuali dengan media. Kita semua pasti selalu ingin membaca dan mendapat informasi yang paling terkini.

Namun apa jadinya bila informasi yang harusnya menjadi ladang ilmu justru berubah menjadi sumber bencana? Tengoklah apa yang biasa kita lihat setiap hari. Media yang terlalu ingin menjadi terdepan semakin menggempur pembacanya dengan berita yang di-update tiap menit atau mungkin bahkan tiap detik. Alih-alih bacaan berbobot, pembaca justru diberikan tulisan ‘kopong’ dengan judul-judul bombastis bak kail pancing yang dilemparkan pada ikan-ikan di lautan. Kapan lagi kita bisa mendapatkan bacaan berkualitas jika semua media mengejar kuantitas bukannya kualitas?

Berangkat dari keresahan itu, kami memikirkan bentuk media baru yang sekiranya dapat menjadi obat agar manusia modern tetap waras di tengah derasnya arus informasi seperti saat ini. Yang diperlukan bukan lagi tambahan media yang lebih up-to-date, melainkan media yang justru bisa menahan otak kita agar tidak hanyut bersama ribuan informasi – antitesis dari format pemberitaan yang ada saat ini: slow content.

Hadir lah GREATMIND sebagai pionir media slow content di Indonesia yang tidak terikat dengan segala sesuatu yang serba terkini. Dengan mengusung konsep slow content, kami tidak menitikberatkan pada apa-yang-tengah-terjadi, namun lebih kepada bagaimana sebuah fenomena dapat terjadi dan dampaknya terhadap pilar kehidupan: self, circle, dan society

GREATMIND akan mengulas berbagai topik yang dekat dengan keseharian manusia modern melalui pendekatan filosofis yang populer. Ditulis secara ringan namun tetap berbobot, GREATMIND kami harapkan menjadi sebuah media yang akan menggugah pikiran dan perasaan pembacanya.

Sesuai dengan manifesto kami yang memercayai bahwa pikiran setiap orang merupakan jendela ke cakrawala yang berbeda, ke depannya GREATMIND akan banyak berkolaborasi dengan figur publik untuk mengeksplorasi pemikiran mereka atas kehidupan modern. Mereka akan kami ajak berdiskusi mengenai pandangannya terhadap isu-isu tertentu dan kaitannya dengan diri mereka, orang-orang sekitarnya, atau masyarakat luas.

Mengapa ketiga pilar self, circle, dan society tersebut menjadi penting? Kami percaya bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya terukur dari hal-hal yang materiil semata, namun juga kebahagiaan dan kepuasan – contentment, mereka terhadap diri sendiri, keluarga, sahabat, dan juga publik.

Sesuai dengan konsep slow content, kami tidak berlomba-lomba untuk menghadirkan konten baru setiap jamnya. Alih-alih, GREATMIND akan ‘terbit’ setiap Hari Sabtu dengan kumpulan artikel, esai, dan opinion piece yang beragam. Kami berharap GREATMIND dengan konsepnya yang santai ini dapat menjadi bacaan detoksifikasi di akhir pekan setelah selama hari kerja dipenuhi dengan berbagai informasi yang tak karuan.

Akhir kata, selamat membaca dan menikmati GREATMIND. Resapi dan jadikan inspirasi.

Related Articles

Card image
Self
Usaha Menciptakan Ruang Dengar Tanpa Batas

Aku terlahir dalam kondisi daun telinga kanan yang tidak sempurna. Semenjak aku tahu bahwa kelainan itu dinamai Microtia, aku tergerak untuk memberi penghiburan untuk orang-orang yang punya kasus lebih berat daripada aku, yaitu komunitas tuli. Hal ini aku lakukan berbarengan dengan niatku untuk membuat proyek sosial belalui bernyanyi di tahun ini.

By Idgitaf
19 May 2024
Card image
Self
Perjalanan Pendewasaan Melalui Musik

Menjalani pekerjaan yang berawal dari hobi memang bisa saja menantang. Menurutku, musik adalah salah satu medium yang mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa. Terutama, dari kompetisi aku belajar untuk mencari jalan keluar baru saat menemukan tantangan dalam hidup. Kecewa mungkin saja kita temui, tetapi selalu ada opsi jalan keluar kalau kita benar-benar berusaha berpikir dengan lebih jernih.

By Atya Faudina
11 May 2024
Card image
Self
Melihat Dunia Seni dari Lensa Kamera

Berawal dari sebuah hobi, akhirnya fotografi menjadi salah satu jalan karir saya hingga hari ini. Di tahun 1997 saya pernah bekerja di majalah Foto Media, sayang sekali sekarang majalah tersebut sudah berhenti terbit. Setelahnya saya juga masih bekerja di bidang fotografi, termasuk bekerja sebagai tukang cuci cetak foto hitam putih. Sampai akhirnya mulai motret sendiri sampai sekarang.

By Davy Linggar
04 May 2024