Society Science & Tech

Atasi Kelelahan Karena Teknologi

Banyak hal dalam keseharian kita yang dilakukan di depan layar. Kita menggunakan beragam perangkat digital untuk menyederhanakan dan mempersingkat aktivitas harian kita. Mulai dari mencari resep makanan hingga melihat perkiraan cuaca. Teknologi pada akhirnya telah mengubah cara kita memanfaatkan waktu. Maka, perlu diingat bahwa kita harus bisa tetap fokus menetapkan prioritas saat bekerja. Paparan teknologi dan internet yang berlebihan untuk tujuan pekerjaan atau hiburan dapat menyebabkan kelelahan fisik dan emosional. Untuk penggunaannya memang butuh diatur, tujuan pengelolaan penggunaan teknologi dan internet adalah untuk menemukan keseimbangan, mengurangi kelelahan pikiran, dan mewujudkan kesehatan digital bagi diri kita sendiri. Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan agar dapat memaanfaatkan teknologi dengan lebih sadar.

 

Mengatur Waktu Kerja dan Istirahat

Sebelum mulai bekerja, coba sempatkan waktu untuk menentukan terget harian yang ingin dicapai, agar lebih mudah untuk fokus dalam mengerjakan tugas tertentu. Jika memungkinkan, coba pisahkan ruang kerja dan ruang istirahat, sehingga saat kita bekerja kita tidak mudah tergiur untuk rebahan setiap 10 menit. Saat jam istirahat, nonaktifkan notifikasi dan letakan laptop di tempat yang tidak terlihat. Tetapkan waktu yang jelas kapan kita akan bekerja dan kapan kita bisa istirahat. Coba pertimbangkan untuk membatasi waktu penggunaan aplikasi atau situs tertentu. 

Jika memungkinkan, coba pisahkan ruang kerja dan ruang istirahat, sehingga saat kita bekerja kita tidak mudah tergiur untuk rebahan setiap 10 menit. 

 

Gunakan Suara Untuk Membantu Melakukan Aktivitas Fisik

Saat bekerja di rumah seringkali kita mendapatkan panggilan video secara beruntun. Ada baiknya memberi jeda di antara rapat virtual untuk mengistirahatkan pikiran. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik per minggu. Kamu bisa mencoba mengaktifkan perintah suara dalam ponsel, seperti Google Assistance, sehingga dapat menjadi pengingat agar kita melakukan aktivitas fisik. Coba lakukan peregangan ringan setiap 2 jam sekali, jangan membiasakan diri duduk di depan meja seharian penuh. Sebesar atau sekecil apa pun itu, aktivitas fisik dapat memberikan manfaat kesehatan yang membantu meningkatkan kesehatan mental dan kualitas tidur.

Saat bekerja di rumah seringkali kita mendapatkan panggilan video secara beruntun. Ada baiknya memberi jeda di antara rapat virtual untuk mengistirahatkan pikiran. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik per minggu

 

Pulihkan Pikiran Untuk Menjaga Fokus dan Energi

Baik di hari kerja maupun akhir pekan, latih tubuh kita untuk tidur dan bangun pada waktu yang teratur untuk membangun ritme sirkadian yang stabil dan meningkatkan kualitas tidur. Kamu juga bisa mencoba "Mode Waktu Tidur" di Android yang akan otomatis mengaktifkan fitur "Jangan Ganggu" dan membuat layar perangkat kita jadi hitam pada waktu yang kita pilih. Coba untuk berhenti menggunakan ponsel mendekati waktu tidur untuk meningkatkan kualitas tidur kita. Paparan cahaya biru dari ponsel dapat berdampak negatif pada siklus tidur alamai karena menunda pelepasan hormon melatonin dan membuat otak terus terjaga.

Meluasnya kehadiran teknologi di kehidupan kita sehari-hari harus digunakan untuk hal yang berguna, memberikan manfaat, dan untuk membantu semua orang mencapai keseimbangan yang sesuai untuk masing-masing individu.

Meluasnya kehadiran teknologi di kehidupan kita sehari-hari harus digunakan untuk hal yang berguna, memberikan manfaat, dan untuk membantu semua orang mencapai keseimbangan yang sesuai untuk masing-masing individu.

Related Articles

Card image
Society
Bersama Hadapi Masalah Mental

Banyak persepsi bahwa pemahaman orang Indonesia akan kesehatan mental masih rendah, sebenarnya menurut saya bukan rendah melainkan terpisah. Karena pergerakan kelompok yang bergerak di bidang kesehatan mental masih berjalan sendiri-sendiri, sehingga antar kelompok masyarakat tidak mengetahui apa yang dipikirkan oleh kelompok lainnya. Fenomena inilah yang menyebarkan narasi bahwa kesadaran akan kesehatan mental di Indonesia masih rendah.

By Dr. Sandersan Onie
04 December 2021
Card image
Society
Anak Muda dan Krisis Iklim

Berangkat dari pandangan skeptis terhadap pemuda Indonesia, kami sudah menurunkan ekspektasi. Apapun hasil dari survei ini tetap akan dirilis. Ternyata angka yang didapatkan di luar dugaan, 82% responden menyatakan mengetahui isu perubahan iklim. Sebanyak 85% responden menyatakan korupsi sebagai isu yang paling mereka khawatirkan dan diikuti kecemasan akan kerusakan lingkungan dengan 82% dari populasi responden.

By Adityani Putri
13 November 2021
Card image
Society
Damai Saat Berbagi

Mungkin saya terlihat tenang-tenang saja dari luar, tapi banyak pergumulan yang harus dihadapi. Dari semua paket pergumulan itu, saya belajar untuk membenahi diri dan berusaha menyelesaikan. Saya tidak membiarkan diri untuk panik, atau putus asa, dan saya selalu percaya pasti ada jalan keluar.

By Becky Tumewu
09 October 2021