Society Science & Tech

Optimisme dan Keresahan Generasi Muda Indonesia

Ari Sutanti

Program Manager Education

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada 2022 lalu, British Council Indonesia meluncurkan hasil riset NEXT Generation. Studi yang dilakukan di 19 negara termasuk Indonesia ini bertujuan untuk melihat aspirasi serta kegelisahan yang dimiliki anak muda di negara masing-masing.

Publikasi hasil dari penelitian di Indonesia ini juga dilakukan agar dapat menjadi bahan referensi serta pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk membuat peraturan yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi kelompok mayoritas saat ini.

Studi NEXT Generation sendiri memang berfokus pada anak muda, sebagai salah satu komitmen British Council untuk mengeksplorasi dan memahami suara generasi muda. Berdasarkan pilihan dan pendapat mereka, kami berusaha mengamplifikasi suara mereka, salah satunya dengan mendukung youth policy making. Penelitian ini berusaha melihat pandangan anak muda terhadap beberapa hal terutama gaya hidup, lapangan pekerjaan, pendidikan, harapan, serta ketakutan yang mereka alami terkait hidup dan juga negara tempat mereka tinggal.

Untuk penelitian di Indonesia secara spesifik, kami juga bekerja sama dengan para peneliti dari Inggris dan beberapa partner lokal di antaranya adalah Youth Foundation, CIMT, dan Illuminate. Kami melakukan riset ini di 34 provinsi dengan metode literature review, culture analysis, survei kuantitatif ke 3.090 responden, analisis dari world value survey, dan juga survei kualitatif online. Kami juga berusaha untuk bisa merepresentasikan seluruh kelompok masyarakat dari segi demografi, agama, dan juga kelompok usia yang masih digolongkan sebagai anak muda.

Proses penelitian ini tentu saja memiliki tantangan tersendiri, terlebih dilakukan ketika masa pandemi Covid-19 masih berlangsung. Di satu sisi, kami juga mendapat keuntungan karena proses survei kuantitaif dilakukan secara online, karena mayoritas dari generasi muda memiliki akses internet yang cukup baik. Kendati demikian, di waktu bersamaan kami juga menghadapi kesulitan dalam melakukan penelitian kualitatif secara tatap muka di 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Peran anak muda dalam riset kali ini juga tidak hanya sebagai objek, tetapi juga sebagai partner dalam melakukan penelitian. Maka, butuh waktu untuk memberikan pelatihan dan mengumpulkan sumber daya manusia yang cukup dalam melakukan penelitian kali ini.

Setelah melalui proses penelitian yang cukup panjang kami mendapatkan beberapa temuan yang kemudian kami publikasikan. Berdasarkan penelitian, ada beberapa aspek yang menjadi perhatian utama generasi muda Indonesia saat ini. Pertama, mayoritas responden mengungkapkan bahwa mereka mengharapkan perbaikan di sektor pendidikan Indonesia. Secara spesifik, pembahasan di bidang pendidikan adalah mengenai skills yang dapat membantu generasi muda untuk mendapat pekerjaan, membuka bisnis, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan di dunia digital.

Isu kedua yang dianggap penting oleh generasi muda Indonesia adalah tentang lapangan pekerjaan yang dirasa masih kurang meratam terutama bagi daerah-daerah di luar Jakarta. Besar harapan mereka untuk bisa mendapatkan kesempatan bekerja yang lebih merata. Sulitnya mendapatkan pekerjaan juga membuat 57% responden mengungkapkan bahwa mereka lebih memilih untuk memulai usaha sendiri, meski hanya 44% diantaranya yang menyatakan bahwa dirinya optimis akan sukses dalam menjalankan usaha.

Hal lain yang cukup meresahkan adalah tentang isu perubahan iklim, meski memang isu ini lebih tertutupi oleh masalah pendidikan dan juga lapangan pekerjaan. Kemungkinan hal ini juga terjadi karena penelitian ini dilakukan saat masa pandemi. Aspek berikutnya yang diresahkan oleh generasi muda adalah masalah kesehatan. Walaupun terbilang anak muda saat ini merasa cukup positif tentang kesehatan di Indonesia tetapi ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Responden yang mengungkapkan memiliki kegelisahan dalam aspek kesehatan, 25% diantaranya menyatakan cukup khawatir terhadap kesehatan mental.

Anak muda saat ini merasa cukup positif tentang kesehatan di Indonesia tetapi ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Responden yang mengungkapkan memiliki kegelisahan dalam aspek kesehatan, 25% diantaranya menyatakan cukup khawatir terhadap kesehatan mental.

Mengacu pada penelitian kali ini, memang tidak ada pembahasan langsung mengenai kesehatan mental namun ada beberapa hal yang mungkin menjadi faktor yang berkontribusi pada hal ini. Secara umum, 65% responden menyatakan optimis tentang masa depan personal mereka dan 64% percaya bahwa Indonesia akan menjadi lebih baik di tahun-tahun mendatang. Kabar baik lainnya, anak muda di Indonesia masih memegang nilai-nilai tentang rasa toleransi dan saling menghormati satu sama lain. Mereka juga menganggap Indonesia sebagai tempat yang aman dan damai untuk ditinggali.

Generasi muda Indonesia pada dasarnya memiliki dua nilai yang mereka pegang teguh. Pertama adalah nilai individual, mencakup harapan dan cita-cita yang mereka miliki sebagai seorang manusia. Di saat yang bersamaan anak-anak muda di Indonesia juga tetap membawa nilai kebersamaan. Mereka percaya bahwa membahagiakan orang tua dan orang sekitar juga penting untuk dilakukan. Upaya untuk menyeimbangankan kedua nilai tersebut bisa jadi membuat mereka memiliki rasa tanggung jawab lebih untuk bisa menyenangkan diri dan orang lain, yang boleh jadi berkontribusi pada kegelisahan generasi muda mengenai kesehatan mental.

Generasi muda Indonesia pada dasarnya memiliki dua nilai yang mereka pegang teguh. Pertama adalah nilai individual, mencakup harapan dan cita-cita yang mereka miliki sebagai seorang manusia. Di saat yang bersamaan anak-anak muda di Indonesia juga tetap membawa nilai kebersamaan.

Jadi, kalau bisa disimpulkan ada empat topik utama yang menjadi pembahasan utama bagi generasi muda di Indonesia yaitu perbaikan di bidang pendidikan, lapangan pekerjaan, perubahan iklim, dan kesehatan. Sebagai implementasi dari hasil penelitian ini, kami juga bekerja sama dengan berbagai media, komunitas, dan juga pemangku kebijakan di Indonesia.

Ada empat topik utama yang menjadi pembahasan utama bagi generasi muda di Indonesia yaitu perbaikan di bidang pendidikan, lapangan pekerjaan, perubahan iklim, dan kesehatan.

Sebagai implementasi dari penelitian yang kami publikasikan, kami juga berusaha untuk berdiskusi dengan pemerintah, komunitas, serta organisasi yang memang memiliki kepedulian terhadap generasi muda di Indonesia. Seperti, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Citi Foundation, dan UNFPA Indonesia. Saat ini, kami di British Council, juga sedang melakukan penelitian tentang gender, khususnya peran perempuan di pendidikan tinggi di 12 negara terkait. Serta beberapa penelitian yang dalam waktu dekat akan kami bagikan saat sudah rampung dan siap untuk dipublikasikan.

Related Articles

Card image
Society
Kembali Merangkul Hidup dengan Filsafat Mandala Cakravartin

Mengusahakan kehidupan yang komplit, penuh, utuh, barangkali adalah tujuan semua manusia. Siapa yang tidak mau hidupnya berkelimpahan, sehat, tenang dan bahagia? Namun ternyata dalam hidup ada juga luka, tragedi dan malapetaka. Semakin ditolak, semakin diri ini tercerai berai.

By Hendrick Tanuwidjaja
10 June 2023
Card image
Society
Melatih Keraguan yang Sehat dalam Menerima Informasi

Satu hal yang rasanya menjadi cukup penting dalam menyambut tahun politik di 2024 mendatang adalah akses informasi terkait isu-isu politik yang relevan dan kredibel. Generasi muda, khususnya para pemilih pemula sepertinya cukup kebingungan untuk mencari informasi yang dapat dipercaya dan tepat sasaran.

By Abigail Limuria
15 April 2023
Card image
Society
Dinamika Masyarakat Setiap Zaman

Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup bersama dengan segala dinamika yang hadir. Hidup berdampingan bersama jutaan manusia lainnya tentu memberikan kita banyak pengalaman, termasuk konflik, kerja sama, hingga interaksi antar bangsa dan negara.

By Greatmind
14 January 2023