Society Art & Culture

Gerakan Ekonomi Baru

Ricky Pesik

@rickypesik

Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif

Ilustrasi Oleh: Mutualist Creative

Indonesia dengan bonus demografi yang besar sekaligus generasi milenial yang kreatif secara positif bisa menjadi kekuatan yang luar biasa. Dengan modal itu kita bisa mengisi kebutuhan konsumsi global dengan kreativitas yang dimiliki.

Pada dasarnya, kekuatan industri kreatif Indonesia ke depan berbasis kepada produk atau karya. Produk dan karya ini yang kemudian dapat menjawab perkembangan pasar nasional dan global sekarang. Sebagai gambaran, kini fenomena konsumsi global justru semakin menghargai hal-hal yang bersifat artisan, non-mainstream, punya cerita yang kuat. Kita, Indonesia mempunya modal-modal ini yang merupakan basis terbesar potensi indutri kreatif.

Untuk menanggapi fenomena itu, sudah tentu pemerintah memosisikan menjadi regulator dan katalisator. Fungsinya untuk penguatan atau menghadirkan ekosistem yang mengedepankan inovasi dan kreativitas karena keduanya merupakan lokomotif baru penggerak perekonomian nasional. Sebagai bagian dari pemerintah, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya sebagai regulator dan katalisator itu yang tercermin dari kebijakan dan fasilitator dalam fungsi: riset dan edukasi, akses permodalan, infrastruktur dan teknologi, pemasaran, fasilitasi hak kekayaan intelektual, harmonisasi regulasi, dan koordinasi antar lembaga dan wilayah yang terkait dalam kepentingan ekosistem 16 sub-sektor kreatif.

Sementara itu di daerah, ada instrumen penting yang perlu diperhatikan untuk pengembangan ekonomi kreatif. Instrumen penting pengembangan ekonomi kreatif di daerah adalah komitmen penuh dari pemerintah daerah untuk berkomitmen menyiapkan peta jalan kehadiran ekosistem ekonomi kreatif yang kuat di daerahnya.

Untuk dapat menghadirkan ekosistem yang kuat, komitmen ini perlu dilandasi dengan pemetaan yang tepat terhadap potensi sektoral bidang kreatif dan pendukungan penuh kepada komunitas dan pelaku-pelaku kreatif yang telah bergelut di bidangnya secara konsisten dalam waktu panjang, bukan sekadar karbitan. Kemudian selaras dengan itu, peran Bekraf mendukung apa yang telah dihasilkan dari ekosistem daerah untuk membuat atau menyediakan lompatan ke tingkat yang lebih baik: nasional atau internasional.

Hal yang tidak kalah penting perlu diperhatikan adalah tantangan dunia digital. Tantangan dunia digital yang sekarang bermigrasi secara besar-besaran menjadi ekonomi digital mensyaratkan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi dan berkolaborasi tanpa batas wilayah. Di tangan generasi digital native yang semakin fasih berinteraksi di platform digital, secara nasional kita perlu menyiapkan kemampuan SDM untuk dapat berinteraksi secara produktif tanpa mengenal batas untuk melahirkan banyak kolaborasi di bidang kreatif.

Related Articles

Card image
Society
Kembali Merangkul Hidup dengan Filsafat Mandala Cakravartin

Mengusahakan kehidupan yang komplit, penuh, utuh, barangkali adalah tujuan semua manusia. Siapa yang tidak mau hidupnya berkelimpahan, sehat, tenang dan bahagia? Namun ternyata dalam hidup ada juga luka, tragedi dan malapetaka. Semakin ditolak, semakin diri ini tercerai berai.

By Hendrick Tanuwidjaja
10 June 2023
Card image
Society
Melatih Keraguan yang Sehat dalam Menerima Informasi

Satu hal yang rasanya menjadi cukup penting dalam menyambut tahun politik di 2024 mendatang adalah akses informasi terkait isu-isu politik yang relevan dan kredibel. Generasi muda, khususnya para pemilih pemula sepertinya cukup kebingungan untuk mencari informasi yang dapat dipercaya dan tepat sasaran.

By Abigail Limuria
15 April 2023
Card image
Society
Optimisme dan Keresahan Generasi Muda Indonesia

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada 2022 lalu, British Council Indonesia meluncurkan hasil riset NEXT Generation. Studi yang dilakukan di 19 negara termasuk Indonesia ini bertujuan untuk melihat aspirasi serta kegelisahan yang dimiliki anak muda di negara masing-masing.

By Ari Sutanti
25 March 2023