Society Art & Culture

Relevansi Sensor Di Era Konten

Joko Anwar

@jokoanwar

Sutradara & Penulis

Fotografi Oleh: Ayunda Kusuma Wardani

Industri film Indonesia kian meningkat dari tahun ke tahun. Sejumlah data statistik menyatakan pencapaian ini dengan menyertakan angka peningkatan jumlah judul yang beredar, ragam genre yang ditawarkan, banyaknya penonton, hingga membandingkannya dengan kuantitas layar bioskop dan saluran digital yang tersebar di tanah air.

Dengan makin tidak terbatasnya akses terhadap film di era digital ini, penonton pun mendapat peluang untuk lebih bebas mengkonsumsi segala tontonan yang mereka inginkan, yang sejatinya telah melalui proses penyensoran terlebih dahulu untuk menilai apakah film tersebut layak disiarkan atau tidak. Walaupun dimaksudkan untuk memberi masyarakat tayangan yang berkualitas dan mendidik, ada kalanya sensor dapat membuat tuangan ide sineas yang ingin karyanya dapat dinikmati khalayak sebanyak-banyaknya, menjadi terbatas pada tingkat usia atau golongan tertentu saja.

Menanggapi banyaknya konten siaran yang tidak terbendung asal mulanya serta limitasi lembaga sensor untuk dapat menilai semuanya, proses sensor film pun mulai dipertanyakan terkait kebutuhan dan relevansinya saat ini.

Di suatu sudut kafe yang diliputi suara riuh rendah pengunjung, GREATMIND berbincang dengan sutradara, produser, sekaligus penulis naskah film Joko Anwar, mengenai proses sensor film yang selama ini disinyalir membatasi ruang ekspresi para sineas dalam berkarya.

Apakah benar sensor film masih relevan untuk diterapkan?

Related Articles

Card image
Society
Menyambung Semangat Hidup Kala Sepi

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Into The Light dan Change.org kepada 5.211 responden, hasil survei tersebut menunjukkan fakta bahwa 98% diantaranya mengalami kesepian. Hasil penelitian yang sama menyebutkan ada 2 dari 5 partisipan yang pernah berpikir untuk menyakiti dirinya sendiri. Salah satu temuan yang mengejutkan adalah tidak ada satupun responden yang berhasil menjawab dengan benar seluruh pertanyaan terkait dengan literasi bunuh diri.

By Greatmind x Change.org x Into The Light
18 September 2021
Card image
Society
Bercerita Dengan Karya

Rasanya kita bisa sepakat bahwa pandemi ini memang tidak mudah bagi semua orang. Musisi dan teman-teman dari industri musik juga tidak lepas dari dampak situasi ini. Bahkan saya pikir industri musik adalah salah satu sektor yang paling awal terdampak dan mungkin akan jadi yang terakhir untuk bisa bangkit.

By Kukuh Rizal
04 September 2021
Card image
Society
Arti Popularitas

Popularitas yang saya miliki sebenarnya merupakan sebuah refleksi untuk dapat lebih berkesadaran, memerhatikan mana perilaku yang bisa memberi pengaruh baik dan tidak pada orang lain. Barulah di saat itu, popularitas dapat menjadi sebuah prestasi. 

By Omar Daniel
28 August 2021