Kartika Anindya

@tika_anindya

Kurator Ide

Setelah menjalani peran sebagai interpreter, management consultant, Co-Founder komunitas TEDxJakarta, fasilitator, HR Manager, corporate culture specialist di beberapa tech start-up, dan aspirational futurist, Tika ini menyadari bahwa ia hanyalah seorang control freak yang sedang bingung karena hidupnya out of control

Articles By This Author

Weak Ties: Cukup Ya
Self

Weak Ties: Cukup Ya

Menurutku ada beberapa kemungkinan alasan kenapa kita butuh diingatkan "I am Enough". Bisa jadi karena kita merasa harus terus berlari. Karena semua-semua yang kita capai itu, pasti ada saja yang bisa mencapai lebih. Dan kita sedang berada di era di mana tokoh yang diagungkan adalah mereka yang action-oriented. Gerak terus. Bisa lebih baik lagi, nggak?  

By Kartika Anindya
10 July 2021
Lifehacks
Weak Ties: Almost Self
Self

Weak Ties: Almost Self

Begini ceritanya. Waktu saya lulus S1 di bidang IT, saya dapat tawaran jadi penterjemah di sebuah consulting firm. Tidak ada hubungannya dengan IT, tapi gajinya lebih tinggi daripada entry level programmer. Jadi, saya ambil. Dan itu 13 tahun yang lalu (yes I am old). Yang menarik adalah, sampai sekarang, orang masih suka bertanya, “Kok S1 kamu nggak nyambung dengan kerjaan?”

By Kartika Anindya
03 April 2021
Lifehacks
Weak Ties: Time Travel
Self

Weak Ties: Time Travel

Mungkin ada yang bilang, untuk apa berandai-andai soal ke depan? Kan kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Buat saya, mantranya seperti ini: langkah awal dalam memecahkan masalah adalah melihat masalah itu sebagai hal yang bisa dipecahkan. Saat ini kita hidup dalam masa di mana mudah sekali merasa helpless, seolah kita tidak bisa berbuat apa-apa. Jadi, bermainlah dengan masa depan, karena sekarang waktunya.

By Kartika Anindya
27 February 2021
Lifehacks
Weak Ties: Moment of Weakness
Self

Weak Ties: Moment of Weakness

Kita sering banget membicarakan media sosial sebagai platform, tempat berbagi message atau influence. Tapi buat casual user kan media sosial itu gunanya untuk bersosialisasi atau menceritakan social life-nya ya. Dan bagian ini yang membuat saya sangat sedih. Karena di liburan ini, saya melihat mereka yang masih saya anggap teman dekat, saling berkumpul dengan orang lain yang saya kenal juga, dan saya kesepian.

By Kartika Anindya
30 January 2021
Lifehacks
Weak Ties: Dear Pessimists
Self

Weak Ties: Dear Pessimists

Kalian lelah nggak, sih? Sesudah berbulan-bulan Work from Home, terus dengar komentar seperti "Moga-moga tahun ini udah ada vaksin, optimis aja," atau "Kita rencanain di Q4 udah bisa buka, paling pandemi udah mendingan." Kalau saya capek banget mendengar suara-suara berharap yang terbaik seperti itu.

By Kartika Anindya
05 September 2020
Lifehacks
Weak Ties: Masa Depan
Self

Weak Ties: Masa Depan

Ada sebuah quote dari filsuf Seneca: Jika kamu tidak tahu mau berlayar kemana, arah angin manapun akan terasa menghambat. Saya mendengar quote ini saat pertama kali belajar tentang Foresight, atau Futures Thinking, alias...belajar berpikir tentang masa depan. Bagaimana caranya berpikir tentang masa depan, kan masa depan itu tidak bisa diprediksi?

By Kartika Anindya
08 August 2020
Lifehacks
Weak Ties: Burnout
Self

Weak Ties: Burnout

Ada seorang teman, sebut saja namanya Iri. Waktu pertama kali kenalan, saya pikir dia manusia biasa. Tapi lama-lama menyadari bahwa dia punya superpower, yaitu super ambisius. Semua hal dia kerjakan, semua ide akan di-follow up, dan dia bisa tuh mengerjakan semuanya sekaligus. Semua ini untuk menjelaskan bahwa, saat teman saya ini mendadak posting mengenai ‘burnout’, saya langsung menganggapnya serius.

By Kartika Anindya
11 July 2020
Lifehacks
Kepastian dan Pilihan
Self

Kepastian dan Pilihan

"Sense" bisa berbeda-beda di tiap individu. Artinya, saat menghadapi suatu kejadian aneh, situasi yang tidak masuk akal dengan nalar pribadi kita bisa jadi malah masuk akal dengan nalar orang lain.

By Kartika Anindya
09 February 2019
Lifehacks
Di Balik "Elo Bisa, Lah."
Self

Di Balik "Elo Bisa, Lah."

Siap-siap, ya. Untuk kalian yang sering mendapat komentar-komentar seperti "Pasti bisa lah, elo gitu", bersiap untuk merasakan that special mix of feelings; antara senang, bangga, dan ingin menolak mati-matian.

By Kartika Anindya
18 August 2018
Work & Money